Rendi Supriadi, Laki-Laki Yang Gagah Dan Pintar Berkomunikasi
Rendy Supriadi, seorang pihak keamanan di salah satu Universitas di Bekasi yaitu Universitas Bhayangkara. Pria yang lahir di Bekasi pada tanggal 4 Mei 1992 ini
merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Pria yang mempunyai memelihara burung kicau ini pernah bersekolah di SDN Margamulya, lalu melanjutkan Pendidikan Menengah Pertama di MTS Nurul Anwar. Dan
bersekolah di SMA Teknologi Nasional.
Di sekolah, pria ini termasuk merupakan salah satu siswa yang rajin dan mudah bergaul. Ia tak segan-segan membantu temannya yang kesusahan dalam pelajaran.
Meski begitu ia tidak pernah ketinggalan pelajaran.
Selepas masa SMA, rendy atau biasa disapa Pak Rendy ini pun langsung
melamar kerja sebagai security di beberapa kantor atau perusahaan.
Perusahaan pertama Rendy ini pun di PT. Indo Truck Volvo, kemudian
dilanjutkan ke Summarecon Mall Bekasi, lalu pada tahun 2015 beliau
memutuskan untuk menjaga sebuah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Kota
Bekasi
Seiring berjalannya waktu sebagai pihak keamanan Rendy
pun ingin melanjutkan karir pendidikannya sebagai mahasiswa yang ia
lakukan berbarengan sebagai pihak keamanan. Pada tahun 2016 pria ini pun
melanjutkan karir pendidikannya di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi. Pria yang lahir di Bekasi ini pun mempunyai alasan tersendiri mengapa
melanjutkan karir pendidikannya sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu
Komunikasi. Karena menurut beliau sendiri, beliau sadar kekurangan yang ia
miliki di dirinya yaitu ia malu ketika berbicara didepan orang banyak dan
beliau ingin menghilangkan kekurangan nya dan mempelajari cara
berkomunikasi yang baik dan benar di depan orang banyak.
Beliau sendiri pun di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya mempunyai
sapaan “komandan’’ karena beliau adalah seorang pemimpin regu 3 di
security Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Rendy pun sudah mempunyai
keluarga kecil yang berbahagia, ia mempunyai istri dan dua anak yang lucu.
Bapak dari dua anak ini menjadikan security sebagai pekerjaan utama.
Karena menurut beliau, hasil dari pekerjaan sebagai security menurutnya
cukup untuk kehidupan beliau dan keluarganya sendiri.
Comments
Post a Comment