Nuning Cahyani, Wanita Yang Mudah Berbaur Dengan Orang Sekitar Dan Tidak Pernah Menyerah Untuk Menggapai Cita – Citanya
Della Angreani
202110415408
Wanita yang memiliki nama lengkap Nuning Cahyani adalah wanita yang lahir di Bekasi pada tanggal 27 Desember 2022, anak ke – 2 dari 3 bersaudara ini memiliki tekad dan keberanian untuk menggapai cita – citanya. Dia sangat ingin cita – citanya tercapai karena ia ingin melanjutkan perkerjaan ayahnya. Saat ia masih sekolah di SMK Bina Karya Mandiri tahun 2021, Nuning sudah banyak persiapan untuk mengejar cita – citanya sebagai Polisi Wanita. Mulai dari pemberkasan, latihan fisik, latihan materi, cek kesehatan dan sebagainya. Sehingga saat Hut RI ke – 74 dia kepilih sebagai perwakilan sekolah menjadi PPI (Purna Paskibra Iindonesia). Dari sekian banyak peserta yang melakukan seleksi dan ternya Nuning kepilih untuk mengibarkan bendera dan mendapatkan sertifikat langsung dari Walikota Bekasi yaitu Bapak Dr. Rahmat Effendi.
Di PPI ( Purna Paskibra Indonesia ) ia banyak belajar mengenai cara mengibarkan bendera yang baik, baris berbaris yang sempurna materi, kedisiplanan berwaktu dan masih banyak lagi. Nuning pun di PPI bisa mendapatkan banyak teman dari sekolah mana saja, karena memang ia selain memiliki sifat yang giat untuk mencapai sesuatu yang diinginkannya ia juga memiliki sifat yang mudah berbaur dengan temannya bahkan dengan orang yang baru dikenalnya. Disana ia juga mampu memahami beberapa karakter temannya dan bisa menambah wawasan dan relasi yang luas baginya.
Perjungannya untuk mencapai itu semua tidaklah mudah, bagi saya sebagai penulis banyak kisah menarik didalamnya yang bisa dijadikan inspirasi. Salah satunya saat ia ikut mendaftar bersama teman teman yang lainnya, ia mengikuti dan mematuhi semua tahapan tahapannya. Mulai dari tahap postur badan, kedua tahap fisik seperti lari, sit up, push up, shuttle run hingga tensi, dan tahap wawancara wawasan umum serta minat bakat. Tetapi di tahun 2021 saat ia mendaftar menjadi Polisi Wanita dia gagal di perangkingan akademik, karena menurutnya dalam mempersiapkan semuanya Nuning kurang maksimal.
Kemudian berganti tahun 2022, setelah lulus sekolah ia mengikuti bimble TNI Polri agar matang persiapannya, tetapi pada saat ia bimble sama seperti waktu ia di PPI ia tidak hanya belajar mengenai materi dan latihan kedisiinan saja, di bimble itu Nuning juga bertukar cerita dan menambah banyak teman untuk menambah relasi yang lebih banyak lagi, disana juga banyak temannya yang bercerita sudah mendaftarkan dirinya di kedinasan, TNi, Polri dan sebagainya. Jadi di bimble itu ia tahu bahwa banyak saingannya yang lebih banyak keahlihannya dari ia, tapi dari semua itu Nuning tidak putus asa ia terus berjuang untuk menggapai cita – citanya.
Comments
Post a Comment