Tingginya Tingkat Kriminalitas Di Kota Bekasi
Muhammad Syahri
Bekasi merupakan kota penting
disekitar ibu kota Jakarta, terdiri dari 12 kecamatan dan 56 kelurahan. Kota
Bekasi berdiri ditengah wilayah seluas 210,49 km2. Bekasi termasuk kota padat
penduduk ketiga se-Indonesia dengan jumlah penduduk 2,54 juta jiwa. Sekarang,
Kota Bekasi juga memiliki istilah “Planet Bekasi”. Mengapa seperti itu karena
menurut penduduknya, Bekasi memiliki cuaca yang sangat panas sekali, nyatanya
Istilah ini disebabkan juga oleh tata lahan perdagangan dan industri serta
terus meningkatnya tingkat kriminalitas yang kerap mengancam nyawa.
Menurut data Resort krimial Metro
Kota Bekasi menunjukan kriminalitas terus meningkat selama 5 tahun terakhir,
pada tahun 2022 telah tercatat 1920 kasus kejahatan jalanan mendominasi di Kota
Bekasi, dan kerawanan itu rentan terjadipada pukul 11 malam hingga 5 subuh dini
hari bahkan usia para pelaku yang melakukan tindak criminal mulai dari kalangan
remaja seperti pelajar hingga dewasa dan orang tua. Adapun jenis criminal yang
terjadi di Kota Bekasi sangat bermacam-macam jenisnya seperti, tawuran,
pembegalan, pelecehan dan lain sebagainya. Pelaku yang melakukan tindak
criminal itu semua karena faktor keadaan sosial mereka yang sangat rendah.
Karena tingkat kriminalitas
yang sangat tinggi, aparat kepolisan sampai membentuk tim patroli perintis
presisi, arahan langsung dari kapolda khusus untuk daerah Kota Bekasi yang
dilakukan 1x24 jam setiap harinya. Aparat kepolisian mengakui bahwa tindak
kriminalitas yang paling tinggi di Kota Bekasi adalah tawuran.
Menurut Bimaspol Kelurahan
Margajaya, Bekasi Selatan, Bripka. Brainer Pandjaitan ada beberapa titik daerah
kerawanan yang ada di Bekasi, khusunya daerah Bekasi Selatan dan Bekasi Utara.
Dimana daerah tersebut sering terjadinyan aksi tawuran antar pelajar dan setiap
kejadian criminal itu korban bisa menjadi pelaku dan pelaku bisa menjadi
korban. Bimaspol Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan, Bripka. Brainer
Pandjaitan menyaksikan juga tindak kriminalitas tawuran yang sangat beresiko
sekali, mulai dari cacat tubuh hingga mematikan.
Menurut pengakuan dari
beberapa saksi, selain adanya tindak criminal di Kota Bekasi seperti tawuran,
pembegalan dan ada juga aksi balap liar. Tidak hanya balap liar saja tetapi
terdapat perjudian juga di dalam aksi balap itu. Selain meresahkan masyarakat
mereka juga dapat membahayakan dirinya sendiri, mulai dari kecelakaan kendaraan
dan membuat krisis ekonomi dirinya sendiri.
Comments
Post a Comment