Lato-Lato Dilarang Di Beberapa Negara

Ditulis Oleh
Rizky Ramadhika
202110415373

Lato-lato atau clackers ball tengah menjadi tren di Indonesia. Sejatinya, mainan ini juga pernah populer di Indonesia pada era 1990-an. Meski viral dan banyak dimainkan, tak sedikit negara yang melarang mainan ini, lantaran dianggap berbahaya. Pasalnya, tak sedikit juga kasus cedera yang terjadi akibat mainan lato-lato ini. Negara mana saja yang melarang lato-lato?

1. Amerika Serikat

Berdasarkan laman United States Consumer Product Safety Commision, permainan latto-latto atau clackers ball tak dibolehkan dimainkan di Amerika karena tidak lulus uji ketahanan khusus di tahun 1985.Ini mengikuti aturan yang diberlakukan oleh Komisi Kemanan Produk Konsumen. Permainan ini bahkan ditarik kembali dari peredaran karena dianggap bisa melukai penggunanya.

Guna mencegah cedera akibat fragmentasi bola atau dari propulsi komponen yang retak secara tiba-tiba saat digunakan. Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat bahkan mengumumkan pada 6 Desember, Kantor Marsekal Amerika Serikat di Phoenix, Arizona menyita setidaknya hampir 4.600 mainan clackers ball atau latto-latto.

2. Inggris

Lato-lato ini rupanya sempat dilarang di Inggris. Pasalnya, bunyi dari mainan ini dianggap mengganggu kenyamanan banyak orang. Tidak cuma itu, ada hal lain yang membuat mainan ini dilarang di Inggris.

Anak-anak di kota Torquay, Inggris tak luput dari demam clackers balls. Sayangnya beberapa orang tak bertanggung jawab kerap menyalahgunakan mainan ini. Hadirnya clackers balls menimbulkan kekacauan sosial.

Kantoversi clackers balls terus meliputi Inggris. Sebab, mainan itu mirip boleadora sebuah senjata milik koboy Argentina. Koboy Argentina menggunakan boleadora untuk menangkap guanco atau hewan yang mirip seperti llama.

Clackers balls atau lato-lato juga sempat melukai anak-anak di Inggris. Bahan bola yang terbuat dari akrilik keras dapat meledak begitu saja ketika pecah. Tidak sedikit juga kasus anak-anak mengalami patah tulang karena makanan tersebut.

3. Mesir

Mesir juga jadi negara yang turut melarang permainan lato-lato. Pelarangan ini dikeluarkan pada 2017, ketika Mesir dipimpin oleh Presiden Abdul Fattah El-Sisi.

Mainan ini dianggap menghina sang presiden, sehingga akhirnya dilarang. Jadi, masyarakat Mesir sempat menyebut mainan ini dengan sebutan sisi's ball. Sialnya, penyebutan ini dianggap menghina presiden karena merujuk ke alat kelamin presiden.

Comments

Popular posts from this blog

Bekas Rumah Belanda Yang Ada Di Jejalen Tambun Selatan, Yang Kini Di Jual